WAMENA, WALHI PAPUA — Memperingati Hari Keadilan Ekologis yang jatuh pada 20 September 2026, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua Wilayah Wamena bersama Forum Peduli Lingkungan Hidup (FPL), Lapak Baca Jalanan Kota Agamua dan Komunitas O-AI YASUOK membagikan 150 bibit pohon secara gratis kepada masyarakat Kota Wamena.
Pembagian bibit pohon tersebut berlangsung di Menara Salib Kota Wamena, Papua Pegunungan, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup, hutan dan tanah Papua, sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga kelestarian alam.
Perwakilan Komunitas O-AI YASUOK, Agusta Bunai, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, hutan, tanah dan budaya orang West Papua, termasuk budaya Noken.
Menurutnya, hutan dan tanah memiliki hubungan erat dengan kehidupan masyarakat Papua sehingga kelestariannya perlu dijaga bersama.
Sementara itu, Koordinator WALHI Papua Wilayah Wamena, Helda Tabuni, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga tanah, hutan dan budaya Papua.
“Kita harus jaga tanah kami, hutan kami dan lestarikan budaya kami,” ujar Helda.
Ia mengatakan kepedulian terhadap lingkungan penting dilakukan agar hutan tidak dibabat habis, tanah masyarakat tidak digusur dan budaya tidak hilang dari kehidupan masyarakat adat Papua.
Helda juga mengajak FPL, O-AI YASUOK, Lapak Baca Jalanan Kota Agamua serta masyarakat Papua Pegunungan untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup, tanah dan hutan Papua.
Menurutnya, tanah memiliki makna penting bagi masyarakat Papua dan dipandang sebagai mama bagi orang Papua.
150 Bibit untuk Warga Wamena
Sementara itu, Nyamuk Karunggu mengatakan pembagian 150 bibit pohon secara gratis merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup dan tanah Papua.
Ia mengatakan kondisi perubahan iklim dan musim kemarau yang terjadi saat ini turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan pohon, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.
“Dengan itu kami rasa peduli dengan lingkungan hidup, hutan dan tanah Papua Barat maka kita kontribusikan bibit pohon 150 secara gratis kepada warga Kota Wamena Provinsi Papua Pegunungan,” kata Nyamuk.
Nyamuk juga menyampaikan terima kasih kepada Bung Naila Wenda dan rekan-rekan yang telah menyiapkan bibit pohon untuk dibagikan kepada masyarakat.
Pembagian bibit tersebut diharapkan mendorong masyarakat Kota Wamena untuk ikut menanam dan merawat pohon sekaligus meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga hutan, tanah dan lingkungan hidup bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat Papua.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye lingkungan agar kepedulian terhadap alam tidak hanya dilakukan dalam momentum Hari Ekologi Internasional, tetapi berlanjut melalui aksi nyata di tengah masyarakat.(**)





