WALHI PAPUA – Aksi damai memperingati Gerakan Salib Merah di Tanah Papua telah dilaksanakan di Jayapura dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, masyarakat sipil, kelompok gereja, serta elemen masyarakat lainnya.
WALHI Papua turut terlibat dalam rangkaian kegiatan sebagai bagian dari solidaritas masyarakat sipil terhadap isu kemanusiaan, lingkungan hidup, keadilan, dan perlindungan hak-hak masyarakat Papua. Gerakan ini membawa pesan bahwa berkumpul bukan untuk menciptakan kerusuhan, melainkan untuk berdoa, mengenang korban, menyampaikan duka, dan menyuarakan tuntutan keadilan secara damai.
Salib Merah menjadi simbol duka sekaligus pengingat atas berbagai persoalan kekerasan, konflik, kerusakan lingkungan, dan hilangnya ruang hidup masyarakat di Tanah Papua. Dalam keterlibatannya, WALHI Papua menempatkan isu lingkungan dan kemanusiaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan masyarakat.
Kerusakan hutan, penguasaan tanah, proyek pembangunan berskala besar, serta konflik sosial dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat adat dan keberlanjutan ruang hidup di Papua. Aksi tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat sipil untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui aksi damai dan longmarch menuju Kantor DPR Papua di Jayapura.
Salib bukan sekadar simbol. Ia adalah pengingat bahwa setiap kehilangan meninggalkan luka, dan setiap luka membutuhkan keadilan.
#PapuaBukanTanahKosong #GerakanSalibMerah #WALHIPapua #StopPSNdanMiliterisme #HidupRakyatPapua #KeadilanUntukPapua #jagatanahpapua





